Bareskrim Lengkapi Berkas Perkara Indra Kenz yang Dikembalikan Kejagung

JAKARTA, RagamNews.com – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittpideksus) Bareskrim Polri menerima pengembalian berkas perkara tersangka kasus Binomo, Indra Kenz. 

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembalikan berkas perkara (P-19) lantaran belum lengkap secara formil dan materil.

Sesuai petunjuk jaksa, Dittipideksus Bareskrim Polri akan melengkapi berkas perkara dengan melakukan pengambilan keterangan tambahan. 

“Sudah P-19 dan sekarang masih proses kami lengkapi petunjuk jaksa,” ujar Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Chandra Sukma Kumara, dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

“Bahwa terdapat beberapa keterangan yang perlu ditambahkan dan diperdalam kembali,” tuturnya.

Selanjutnya, kata Chandra, berkas perkara bisa dikembalikan kepada jaksa penuntut umum untuk diteliti.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung mengembalikan berkas perkara Indra Kenz.

“Setelah menerima berkas perkara, Tim Jaksa Peneliti (P-16) berpendapat bahwa berkas perkara atas nama tersangka IK belum lengkap secara formil maupun materiil sebagaimana diatur dalam KUHAP,” kata Kapus Penkum Kejagung Ketut Sumedana.

KUHAP menjelaskan pra-penuntutan ini diatur dalam Pasal 14 huruf b yang berbunyi ‘Penuntut umum mempunyai wewenang mengadakan pra-penuntutan apabila ada kekurangan pada penyidikan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 110 ayat (3) dan ayat (4) dengan memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan dari penyidik’.

“Oleh karenanya perlu dilengkapi atau dipenuhi oleh Tim Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sesuai dengan petunjuk jaksa,” jelas Ketut.

Seperti diberitakan, Bareskrim Polri telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus binary option platform Binomo. Mereka adalah Indra Kesuma atau Indra Kenz, Brian Edgar Nababan, Fakar Suhartami Pratama, Wiki Mandara Nurhalim, Vanessa Khong, Nathania Kesuma, serta Rudiyanto Pei.