Dilihat dari Samping, KF-21 Boramae Mirip ‘Tipis’ dengan Jet Tempur Stealth Cina FC-31 Gyrfalcon

Dilihat dari Samping, KF-21 Boramae Mirip 'Tipis' dengan Jet Tempur Stealth Cina FC-31 Gyrfalcon

Ibarat bayi yang baru lahir, prototipe jet tempur KF-21 Boramae yang baru saja terbang perdana telah membetot perhatian dunia. Bila sebelumnya, desain KF-21 disebut merupakan hasil perpaduan antara F-33 Raptor dan F-35 Lightning II, maka saat maiden flight, khususnya saat KF-21 take-off, bila dilihat dari sisi samping, tak sedikit netizen yang melihat kemiripan KF-21 Boramae dengan prototipe jet tempur stealth Cina, FC-31 Gyrfalcon.

Baca juga: KF-21 Boramae Sukses Terbang Perdana Selama 30 Menit, Bawa Empat Rudal Meteor

Kemiripan KF-21 dan FC-31 sekilas tampak pada desain hidung, kokpit dan sayap ekor yang sama-sama mengadopsi model canted vertical stabilizers. Shenyang Aircraft Corporation (SAC) yang membangun FC-31, menyebut konsep FC-31 sebagai lawan tanding bagi penempur stealth F-35 Lightning II.

Resminya jet tempur stealth ini punya label Shenyang J-31, kode F-31 tak lain adalah versi ekspor dari J-31. Jet tempur ini dirancang dan diproduksi oleh Shenyang Aircraft Corporation. Oleh manufakturnya J-31 didapuk sebagai Fifth Generation Multi-Purpose Medium Fighter. Dalam jagad pecinta alutsista, J-31 atau FC-31 lebih dikenal dengan sebutan “Gyrfalcon” atau “Falcon Hawk.”

J-31 baru resmi diluncurkan pada ajang Zhuhai Airshow 2014, dan FC-31 ditawarkan Cina untuk negara-negara yang tidak dapat dapat memiliki jet tempur sekelas F-35. Sebagai dapur pacu, J-31 disokong dua mesin RD-93 buatan Rusia. Belakangan Cina juga telah memasok mesin yang setara dengan RD-93, yakni Guizhou WS-13 yang tak lain copy-an dari RD-93.

J-31 atau FC-31 uniknya tak dilengkapi kanon internal. Meski begitu bekal senjata FC-31 cukup mampu menggetarkan lawan. Dengan penyimpanan senjata di weapon bay, FC-31 dapat membawa muatan dengan konfigurasi persenjataan seberat 8 ton. Dalam konfigurasi pertempuran udara ke udara, FC-31 dapat membawa 10 rudal dengan kombinasi 4 rudal udara ke udara jarak menengah SD-10A, dan 6 rudal udara ke udara jarak pendek PL-9 yang dapat dibawa pada 6 hardpoint di luar internal weapon bay.

Baca juga: Cina Dirikan Kantor Pemasaran untuk FC-31 Gyrfalcon, Mulai Serius Tawarkan Ekspor Jet Tempur Stealth

Nah, meski desain KF-21 dan FC-31 bak pinang dibelah dua, namun, kodrat KF-21 memang bukan jet tempur stealth, maka dari itu tidak ada weapon bay pada jet tempur rancangan kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia ini. (Gilang Perdana)



Source link