Ini Alasan Hepatitis Bikin Kulit Jadi Kuning

JAKARTA, RagamNews.com – Belum selesai dengan Pandemi Covid-19, kini masyarakat dunia menghadapi kemunculan heptitis akut yang misterius. Hepatitis ini dikabarkan banyak menyerang anak-anak dan sampai saat ini masih belum diketahui pasti penyebabnya.

Beberapa tanda seseorang alami hepatitis yakni, anggota badan yang nampak kuning seperti di area mata, kulit dan lain-lain. Selain itu urine berwarna cokelat seperti teh dan warna kotoran saat buang air besar tampak putih.

Tanda lain bisa berupa badan yag sakit-sakit, demam tinggi dan hilang nafsu makan. Merasa lelah sepanjang hari, badan gatal-gatal dan nyeri perut juga tak boleh diremehkan karena merupakan salah satu gejalanya.

Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa sakit hepatitis bisa membuat kulit seseorang menjadi kuning? Mengapa orang yang sakit hepatitis, tidak memiliki kulit berwarna merah, misalnya?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Edukator Kesehatan dr Decsa Medika Hertanto SpPD akui, penyakit hepatitis memang membuat kulit seseorang menjadi kuning. Disebut ada beberapa faktor penyebab, diantaranya karena adanya peningkatan cairan bilirubin berwarna kuning yang diproduksi oleh organ hati.

“Hepatitis bikin kuning. Cairan bilirubin terbentuk dari ampas sel darah merah yang sudah hancur,” ujar dr Decsa, dirangkum dari konten edukasinya, Jumat (6/5/2022).

Hepatitis ini membuat peradangan sel hati yang mana meningkatkan produksi cairan bilirubin di atas nilai normal. Cairan bilirubin yang meningkat, kemudian membuat kulit dan mata menjadi kuning.

Sebelumnya, dr Decsa juga memberikan penjelasan bahwa hepatitis merupakan suatu kondisi dimana organ hati mengalami peradangan. Penyebabnya bisa terkait virus hepatitis, adenovirus, obat-obatan dan lain-lain.

“Ada dua kondisi sifatnya bisa akut atau kronis, menahun. Penyebab hepatitis yang sering terjadi seperti hepatitis A, B, dan C. Tetapi pada hepaitis akut misterius, penyebabnya masih belum jelas,” ujar dia.

Maka dari itu peneliti masih terus melakukan investigasi dan penelitian. Kenapa disebut misterius? Karena dengan pengecekan darah, laborat virus hepatitis tidak terdeteksi. Beberapa sampel darah yang dilakukan mengarah pada adenovirus tipe 41.

“Virus ini (hepatitis akut misterus) sementara banyak menyerang anak-anak. Meski kasus hepatitis pada anak pernah terjadi, namun tidak sesering saat virus ini datang. Gejala yang sering adalah mata dan badan nampak kuning,” kata dia.