Israel Shipyards Luncurkan Dua Unit Perdana Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class untuk AL Filipina

Israel Shipyards Luncurkan Dua Unit Perdana Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class untuk AL Filipina

Angkatan Laut Filipina terbilang progresif dalam membangun armada perangnya. Setelah pengadaan frigat dan korvet dari Korea Selatan, kemudian Landing Platform Dock (LPD) atau Strategic Sealift Vessel (SSV) Tarlac Class dari PT PAL Indonesia, tak ketinggalan pula modernisasi di lini kapal cepat. Dan menyambung berita pada Mei 2021, kini diwartakan dua unit perdana dari delapan unit Shaldag MKV Class telah diluncurkan oleh Israel Shipyards.

Baca juga: AL Filipina Akuisisi Delapan Unit Kapal Cepat Rudal Shaldag MKV Class

Dikutip dari navalnews.com (29/6/2022), Israel Shipyards yang berbasis di Haifa, pada 28 Juni 2022 telah meluncurkan dua unit perdana dari Shaldag MKV Class pesanan AL Filipina. Upacara tersebut diselenggarakan oleh Chairman Israel Shipyards Samy Katsav dan mitra dari SIBAT, serta Rafael Advanced Defense Systems. Shaldag MKV Class tidak diakusisi dalam bentuk kosongan, melainkan sudah mencakup paket persenjataan berupa rudal Spike NLOS buatan Rafael.

Di bawah kontak senilai US$127 juta, Filipina juga akan mendapatkan ToT (Transfer of Technology), seperti empat unit Shaldag MKV Class akan dibangun di Filipina. Sementara dua unit Shaldag MKV Class yang telah diluncurkan akan dikirim ke Filipina pada bulan September 2022 mendatang. Empat dari Shaldag MKV Class akan dipersenjatai dengan rudal Spike NLOS yang punya jarak tembak 25 km, sementara empat lainnya akan dipersenjatai dengan RCWS Typhoon dan Mini Typhoon (dengan kanon Bushmaster M242 kaliber 25 mm).

Tentang Shaldaq MKV class, dirancang sebagai kapal patroli dengan lambung aluminium, ringan, dan cepat. Shaldag MKV, seperti semua anggota Kelas Shaldag, menyediakan kemampuan manuver dan seakeeping tingkat tinggi. Dirancang untuk beroperasi di area yang jauh, hemat biaya dengan rasio daya tembak tinggi. Dari spesifikasi, Shaldag MKV punya panjang 32,6 meter dan lebar 6,2 meter. Bobot penuh kapal ini mencapai 95 ton dengan kapasitas 15 personel.

Baca juga: Typhoon MLS ER – Jawaban Atas ‘Kerinduan’ Hadirnya Sistem Rudal di AL Filipina

Ditenagai 2 unit mesin diesel MTU 12V 396 TE dan dua unit steerable KaMeWa water jets, kapal perang ini sanggup melesat hingga 50 knots. Dengan kecepatan jelajah 12 knots, kapal yang juga dioperasikan oleh Senegal, Sri Lanka, Nigeria, Argentina dan Azerbaijan ini, dapat berlayar sejauh 1.000 nautical mile. Pihak Filipina menyebut bahwa kapal cepat rudal ini akan dioptimalkan untuk melindungi ona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan perairan pesisir. (Gilang Perdana)



Source link