Kadiv Hubinter Polri Beri Kabar Terbaru Pencarian Harun Masiku – VIVA – VIVA.co.id

VIVA – Buronan kasus korupsi, Harun Masiku sudah lebih dari dua tahun belum juga tertangkap. Red Notice atas nama Harun Masiku sudah diterbitkan oleh pusat Interpol di Lyon Prancis sejak awal Juli 2021.
Red Notice adalah permintaan kepada penegak hukum di seluruh dunia untuk mencari dan menangkap sementara buronan yang sedang dicari. Maka dipastikan 124 negara anggota Interpol di seluruh dunia memburu eks politisi PDIP itu. Namun hasilnya masih nihil.
Menyangkut hal itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Johni Asadoma menegaskan perburuan terhadap tersangka KPK itu melibatkan 124 negara anggota Interpol.
Dia bilang, keberadaan penyuap bekas Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan yang sudah divonis 7 tahun bui itu hingga kini belum terdeteksi.
“Harun masiku masih terus dalam pencarian baik kami kepolisian Indonesia maupun anggota-anggota negara interpol. Ada 124 negara-negara interpol. Red notice sudah diterbitkan oleh interpol pusat di Lyon dan saya yakin semuanya akan memonitor mendeteksi dimana keberadaan daripada Harun Masiku,” kata Johni Asadoma usai memberi kuliah umum di Kampus Universitas Katolik (Unika) Santo Paulus Ruteng, Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT), dikutip dari tvOnenews.com, Jumat, 22 April 2022.
Menurut Asadoma, Red Notice yang sudah diterbitkan berdasarkan permintaan KPK otomatis menjadi atensi Interpol di seluruh dunia. Polri lanjutnya pasti terus berkoordinasi dan menunggu kabar dari mitra Interpol di luar negeri.
“Dan kalau diketahui maka setiap negara punya kewajiban untuk melaksanakan red notice interpol tersebut,” imbuhnya.

source