Mahasiswa KKN UNUSIA meningkatkan produktif anak-anak desa srogol melalui bimbel

Bogor- Sejumlah anak-anak kampung pangarakan, Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang masih duduk di bangku sekolah dasar mengikuti bimbingan belajar (bimbel) gratis. Aktivitas bimbel bagi para siswa ini dilakukan oleh para mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indoneisa Jakarta (UNUSIA) yang tengah menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di desa tersebut. Rutin digelar lima kali sepekan yakni Senin – jumat, ada lebih dari 30 anak antusias mengikuti kegiatan ini. Bimbel ini pun telah berlangsung selama dua minggu ini di Bascamp KKN Tim Srogol Maju 01 kampung pangarakan RT.18/RW.06 Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Ketua Kelompok KKN Mahasiswa UNUSIA di Desa Srogol Muhammad Salman Alfarisi mengatakan kegiatan bimbel tersebut dilakukan untuk membantu anak-anak sekolah dasar dalam mengatasi permasalahan belajar. Serta mendukung anak-anak untuk memahami materi pembelajaran di luar lingkungan sekolah. “Kami mengajak anak-anak untuk belajar dengan mudah, asyik, dan menyenangkan. Setiap anak akan dibagi menjadi beberapa kelompok belajar sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing,” katanya, Rabu (20/7/2022).

Selanjutnya ia mengharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi serta manfaat untuk anak-anak di Desa Srogol terutama di kampung pangarakan. “Kami juga masih dalam proses belajar, sama seperti mereka. Kami juga sambil belajar sambil mengajar, karena itu kami sangat mengharapkan anak-anak ini mampu berproses lebih baik dan menjadi motivasi mereka untuk semangat belajar,” jelas dia.

Program bimbel yang dilakukan sebagai satu di antara program kerja tersebut mendapat sambutan baik dari Kepala Desa Srogol Asep Irwan Kuswara. Ia mengatakan, kegiatan tersebut sangat baik serta mampu membangkitkan antusiasme Anak-anak untuk belajar. Dengan demikian, anak bisa belajar bukan hanya di sekolah tapi juga di lingkungan luar sekolah.

 

“Harapan kami jalan terus, bukan hanya dari mahasiswa, tapi juga bisa dari masyarakat lain yang memang memiliki skill di bidang itu. Kami juga Insya Allah di tahun yang akan datang mungkin akan mencoba menganggarkan untuk kegiatan seperti ini,” tuturnya.