Para Biker Wajib Tahu, Ini Fungsi dan Cara Merawat Knalpot Motor

JAKARTA, RagamNews.com – Suara bising yang dihasilkan dari knalpot kendaraan bermotor kerap menggangu? Buat sebagian orang mungkin suara knalpot itu cukup penting. Namun yang pasti, hal penting yang wajib diketahui adalah fungsi knalpot itu sendiri.

Fungsi knalpot yang masih dianggap sepele bagi sebagian orang, di antara kita masih lebih fokus pada suara dari knalpot cukup mengganggu, apalagi knalpot aftermarket atau knalpot racing.

Masih banyak yang belum paham juga fungsi knalpot sebenarnya. Jadi, knalpot bukan berfungsi untuk menciptakan suara bising. Rupa atau wujud dari knalpot pun beragam. Beberapa di antaranya bahkan dilengkapi dengan dua knalpot.

Seiring perkembangan zaman, komponen knalpot pun dibuat dan dirancang dengan menggunakan teknologi terbaik. Desain juga disesuaikan dengan jenis atau tipe sepeda motor seperti knalpot motor untuk tipe matik, sport, dan bebek. Untuk bahan, knalpot ada yang dibuat dari bahan stainless steel, baja, lalu ada titanium yang lebih premium.

Fungsi knalpot adalah :

1. Meredam suara

Fungsi knalpot yang utama adalah untuk meredam suara bising dari ruang bakar akibat proses pembakaran, karena setiap kali proses pembakaran menghasilkan ledakan. Makanya, ledakan tersebut jika tidak diredam akan menimbulkan kebisingan.

2. Menurunkan tekanan gas buang

Hasil pembakaran dari ruang bakar akan menghasilkan tekanan yang harus dibuang. Maka, semakin minim hambatan pada knalpot maka aliran gas buang akan semakin baik sehingga tenaga akan optimal. Fungsi knalpot juga bertujuan untuk menurunkan tekanan gas buang.

3. Melepaskan panas

Fungsi knalpot berikutnya sebagai pelepas hawa panas dari hasil pembakaran. Hawa panas di mesin harus bisa dilepaskan atau dikeluarkan.

4. Mengurangi kadar emisi gas buang berbahaya

Sepeda motor keluaran terbaru saat ini biasanya dilengkapi dengan ruang atau chamber gas buang yang dilengkapi catalytic converter, sehingga bisa mengurangi kadar emisi gas buang dan mengkonversinya menjadi gas yang ramah lingkungan.

Adapun cara perawatan knalpot sebagai berikut :

1.Berikan pelumasan pada lubang silencer dan leher knalpot dengan oli secukupnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kebocoran pada area silencer yang diakibatkan oleh karat, yang bermanfaat menjaga agar suara knalpot tidak berisik.

2.Membersihkan bagian leher knalpot dengan cara mengoleskan oli pada leher knalpot lalu nyalakan motor hingga oli panas dan meresap.

3.Lakukan pemeriksaan pada kondisi knalpot secara rutin jika terjadi kebocoran atau tidak, juga pastikan baut pada knalpot tidak kendor.

4.Membersihkan knalpot saat terkena air hujan. Langkah ini merupakan tindakan preventif untuk mencegah terjadi karat karena air hujan yang mengandung asam dapat membuat knalpot berbahan besi berkarat.

Demikian dilansir dari berbagai sumber.