Para Prajurit Tentara Pilih Pensiun Dini dari TNI, Ada Putra Jenderal Bintang Empat | merdeka.com – Merdeka.com

Merdeka.com – Banyak pihak menyayangkan keputusan para tentara ini pensiun dini dari TNI. Sebab, tak sedikit orang memimpikan menjadi prajurit TNI namun kandas akibat tak mampu melewati serangkaian tes.
Akan tetapi, hidup itu pilihan. Mereka memutuskan pensiun dengan alasan dan pertimbangan yang matang.
Di antara para TNI yang memilih pensiun dini, ada anak jenderal TNI yang sosoknya tak asing lagi. Berikut ulasannya, Rabu (20/4).
Sulaiman Hardiman salah satu perwira TNI yang memutuskan pensiun dini pada tahun 2019 silam. Dia pensiun saat usia 40 tahun dengan pangkat mayor.
Keputusannya itu sontak mengejutkan rekan-rekannya di militer. Apalagi, Sulaiman memiliki jabatan strategis kala itu. Sebelum pensiun, dia menjadi Komandan Batalyon Infanteri Khusus 753/AVT serta Kasi Ren Ops Lat Bag Lat Rindam XVII Cenderawasih.
Bagi Sulaiman, mengabdi kepada negeri bukan hanya bisa dilakukan dengan menjadi prajurit TNI. Maka dari itu, Sulaiman pun lantas mencukupkan diri dengan menjabat sebagai prajurit selama 16 tahun.
Sulaiman pun tak membeberkan alasannya secara lebih lanjut. Singkatnya, Sulaiman menyebut ada alasan keamanan yang membuatnya mantap pensiun dini.
Usai pensiun, Sulaiman mengaku bakal fokus dan menghabiskan waktu lebih dekat bersama keluarga. Ada cara lain yang bakal ditempuh Sulaiman untuk tetap mengabdi kepada ibu pertiwi.
“Mohon diri dan pamit kami sekeluarga (Anak laki kami tdk ikut, anak2 sahabat saya ikut nimbrung). 16 tahun lebih berdinas di angkatan darat, inilah hari terakhir kami berdinas aktif.
Banyak yg bertanya mengapa kami pensiun dini, namun pertanyaan itu tdklah penting utk dijawab mengingat struktur berpikir setiap orang berbeda sehingga apapun pilihan bait utk menjelaskan hal itu, tdk dpt memuaskan dahaga kepo semua orang
Rasa hormat kami yg tulus dan terima kasih kepada para saudara2ku, para senior, dan TNI Angkatan Darat,” tulisnya dalam sebuah unggahan 2019 silam.
Advertisement
Keputusan menggantung seragam loreng juga dialami oleh S. Utomo. Dia pensiun dini dari TNI setelah 18 tahun mengabdi. Pangkat terakhir S. Utomo Mayor saat memutuskan untuk pensiun dini.
Cerita penisun dini S. Utomo diungkap istrinya, Ria Oktavia. “Saya seorang istri dari tentara, yang dinas di angkatan laut selama 18 tahun. Suami dan saya memutuskan untuk pensiun dini di pangkat terakhir terakhir Mayor,” ujar Ria.
Setelah pensiun dini, Ria Oktavia dan sang suami lantas membeli lahan dan kemudian membangun pondok tahfidz yang diperuntukkan bagi anak yatim dan dhuafa.
“Terus kita beli lahan ini untuk kita bangun pondok tahfidz yang kita khususkan untuk kaum yatim dan dhuafa,” kata Ria.
Pada tahun 2016 lalu, dunia militer dikejutkan dengan keputusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengundurkan diri dari TNI. Setelah 16 tahun berkarier di militer, AHY memilih pensiun dini demi mengikuti pencalonan Pilkada DKI Jakarta. Kala itu AHY berpangkat Mayor Infanteri.
Padahal dia dikenal sebagai perwira berprestasi dan memiliki karier cemerlang di TNI. Beberapa jabatan strategis pernah didudukinya, di antaranya;
AHY menjadi TNI mengikuti jejak sang Ayah. Susilo Bambang Yudhoyono merupakan jenderal TNI dengan segudang prestasi membanggakan. Dia peraih Adhi Makayasa pada tahun 1973.
Kini AHY berkarier di politik dengan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan SBY periode 2020-2025.
Advertisement
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
Agar Tak Terjebak Macet Panjang saat Puncak Mudik
Ingin Cari Kerja Sebelum Resign, Berikut Persiapannya
Tiga Hari Krusial Mudik di Tol Trans Jawa
Peristiwa 27 April: Ludwig van Beethoven Menggubah Für Elise yang Mendunia
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1443 H Rabu 27 April 2022 di Indonesia
WNI Kabur dari Rumah Usai Cerai, Beruntung Dinikahi Tentara Muda Kaya Raya di Arab
3 Polisi Muda Mengundurkan Diri dari Polri, Satunya Polwan Cantik Dinikahi Pejabat
Jadwal Buka Puasa Ramadan 1443 H Selasa 26 April 2022 di Indonesia
27 Kata-kata Bijak Akhir Ramadan, Penuh Haru & Menggetarkan Jiwa
Modal Rp300 Ribu, Pria Penjual Burger Jawa Ini Omzet Rp800 Ribu/hari 'Menang Banyak'
Begini Cara Jenderal Marinir Jaga Moril Prajuritnya, Eks Menteri Jokowi Sampai Salut
Para Casis Ditanya Kenapa Ingin jadi Polisi, Jawaban Siswa Ini Bikin Polwan Salting
8 Kegunaan Kunyit Putih bagi Kesehatan Tubuh, Ketahui Efek Sampingnya
Panglima TNI Beri Wejangan ke Kasau soal Beasiswa 'Gak Ada yang Spesial Mas Fadjar'
5 Efek Samping Madu Hitam, Stop Konsumsi Secara Berlebihan
Begini Nasib Geng Motor Bunuh Pria di Depan Anak Istri di Dalam Bui, Jadi Ayam Sayur
Saking Bahagianya, Warga Buka Puasa di Atas Jalan Baru Dibangun Crazy Rich Grobogan
Ribuan Warga Riau Dapat 12 Ton Minyak Goreng dan Gula Murah
Resmi, Pemerintah Larang Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Mulai 28 April 2022
Survei: Kepuasan Publik ke Jokowi Turun jadi 59,9%, Efek Minyak Goreng Luar Biasa
Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Turun Terdampak Isu Minyak Goreng
Wapres Ma'ruf Sebut Larangan Ekspor Minyak Goreng Bakal Dievaluasi
Advertisement
Advertisement
Strategi AS Ingin Lemahkan Kekuatan Militer Rusia dalam Perang di Ukraina
Menyoroti Nasib Muslim Prancis Setelah Kemenangan Macron
Bayang-Bayang Kelam Masa Lalu Menghantui Proses Perdamaian di Myanmar

source