Paramount Aerospace Umumkan Penjualan Pesawat COIN Mwari, Identitas Negara Pembeli Dirahasiakan

Paramount Aerospace Umumkan Penjualan Pesawat COIN Mwari, Identitas Negara Pembeli Dirahasiakan

Maraknya konflik bersenjata dengan eskalasi rendah dan sedang di negara-negara dunia ketiga, membuat pasar pesawat bermesin turboprop dengan kualifikasi COIN (Counter Insurgency) tidak ada matinya. Dan terkait dengan pasar pesawat COIN, ada kabar bahwa Paramount Aerospace Industries (bagian dari Paramount Group) mengumumkan bahwa telah mendapatkan pelanggan dan pesanan dari beberapa Angkatan Udara untuk produk pesawat COIN berdesan revolusioner khas OV-10, “Mwari”.

Baca juga: TAV Wasp – Reinkarnasi Sejati OV-10 Bronco dengan Kemampuan Plus-plus

Menurut siaran pers dari manufaktur asal Afrika Selatan ini, ada pesanan untuk sembilan unit Mwari. Bertepatan dengan pameran pertahanan terbesar di Afrika, Africa Aerospace & Defense Expo (AAD 2022), pihak Paramount lebih lanjut mengungkapkan bahwa pengiriman saat ini sedang berlangsung, namun pihak manufaktur merahasiakan nama negara pembeli Mwari.

Mwari atau dikenal dengan sebutan Bronco II, mengusung bentuk sayap ekor model “gawang” yang legendaris khas OV-10 Bronco. Namun lain dari itu, Mwari tampil beda, seperti pesawat mungil ini hanya menggunakan mesin tunggal yang disematkan di belakang fuselage.

Dapur pacu Mwari dipercayakan pada mesin Pratt & Whitney PT6-66B berdaya 950 PS. Kecepatan maksimumnya 504 km per jam, ketinggian terbang hingga 9.450 meter, sementara jangkauan terbang hingga 2.130 km dengan endurance sekitar 7 jam. Seperi halnya Bronco klasik, Mwari dapat dioperasikan dari landas pacu sederhana (tanah keras atau rumput) sepanjang 550 meter.

Untuk bekal senjata, Mwari tak ‘neko-neko,’ pesawat ringan dengan bobot maksimum 3,8 ton ini dibekali sepucuk kanon internal F2 20 mm dan tersedia empat cantelan disayap untuk dipassangi bom, roket dan rudal anti tank. Total payload yang bisa dibawa mencapai 800 kg.

Baca juga: Boeing Terjun dalam Proyek Pengembangan Bronco II

Di luar keperluan militer, Mwari juga bisa disiapkan untuk kebutuhan penegak hukum, yakni sebagai wahana ISR (intelligence, surveillance and reconnaissance) berbiaya operasional rendah. Seperti bisa digunakan sebagai wahana pemantau dan penjaga wilayah perbatasan menghadapi penyelundupan narkoba maupun migrasi gelap. Mwari yang terbang perdana sejak 26 Juli 2014, telah dilengkapi dengan perangkat forward looking infrared (FLIR) cameras, synthetic aperture radars (SAR), dan active and passive electronic warfare (EW) systems. (Bayu Pamungkas)



Source link