Polri Rekrut 83 Santri Jadi Anggota Polisi pada 2021 – Republika Online

Tuesday, 25 Ramadhan 1443 / 26 April 2022
Tuesday, 25 Ramadhan 1443 / 26 April 2022

Sabtu 01 Jan 2022 00:56 WIB
Red: Ratna Puspita
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini Polri terus melakukan perekrutan terhadap bibit sumber daya manusia (SDM) unggul melalui jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) Polri. (Foto: Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini Polri terus melakukan perekrutan terhadap bibit sumber daya manusia (SDM) unggul melalui jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) Polri. Salah satunya menyaring lulusan pesantren atau santri sebagai anggota kepolisian.

“Kami berusaha merekrut bibit SDM melalui Rekrutmen Proaktif Polri sepanjang 2021 sebanyak 83 lulusan santri,” kata Sigit dalam rilis akhir tahun 2021 di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/12) malam.

Sigit menyebutkan, dari 83 santri tersebut, sebanyak 56 di antaranya calon-calon bintara yang memiliki kemampuan hafal Alquran. Selain itu, Polri juga merekrut 410 personel kepolisian dari suku pedalaman.

“Kami juga merekrut 3.400 personel dari orang asli Papua (OAP) untuk memperkuat kebutuhan Polri di Papua sehingga memudahkan komunikasi dalam memelihara keamanan ketertiban masyarakat jadi lebih baik,” ujar Sigit.

Selain itu, Kapolri juga memaparkan terkait dengan kesetaraan gender di institusi Polri. Menurut jenderal bintang empat tersebut, kesetaraan gender menjadi persoalan dihadapi sejumlah negara di dunia.

Kapolri akan memberikan ruang dan kesempatan bagi jajarannya, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memangku jabatan inspektur jenderal (irjen). “Kami juga akan beri ruang untuk jabatan setingkat inspektur jenderal polisi dan ini tentunya menjadi program kami untuk terus memberikan kesempatan dan ruang bagi kesetaraan gender,” ujar Sigit.

Ia memandang perlu melakukan adaptasi untuk menciptakan kesetaraan gender di internal Polri. Untuk mewujudkan kesetaraan gender di lingkungan Polri, Polri akan meningkatkan kemampuan anggotanya.

Kapolri mengatakan, tidak menutup kemungkinan polisi perempuan dan laki-laki akan bisa menangani penugasan khusus yang masuk kategori berisiko tinggi. “Beberapa penugasan yang high riskyang tentunya ini juga memerlukan kesiapan dan kemampuan khusus dari anggota, dan ini akan kami tingkatkan ke depan,” kata Sigit.

Baca juga: Pesan Ketua Umum PBNU di Dzikir Nasional Republika
Dapatkan Update Berita Republika
Rudiantara Gantikan Mirza Adityaswara Ketuai Indonesia Fintech Society
96 Persen Layanan Bank Mandiri Bisa Dilakukan Secara Digital
 Tokocrypto Kenalkan Ekosistem Blockchain, TokoVerse
Gandeng Traveloka, Bank Jago Salurkan Kredit melalui PayLater
Privy Rilis Materai Elektronik
Liga Dunia

Madrid ingin mengeliminasi Manchester City agar sampai di final Liga Champions.
Kajian Alquran

Kumpulan tafsir atas ayat tersebut yang diambil dari 40 ulama tafsir ternama
Kabar Ramadhan

Peningkatan tersebut membuat beberapa bisnis makanan tetap bertahan.
Berita Jurnal Haji

Untuk Sumatra Barat, kuota jamaah haji tahun ini berjumlah 2.093 jamaah.
Literat

Meski ada ribuan naskah keagamaan di Cirebon, sebagian besar naskah tidak menyebutkan nama penulis dan waktu penulisannya
2 PHOTO
2 PHOTO
2 PHOTO
12 PHOTO
5 PHOTO
Selasa , 26 Apr 2022, 03:09 WIB
Senin , 25 Apr 2022, 20:44 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source