Putin Perintahkan 134.500 Wajib Militer, Bagaimana Wamil di Rusia? – CNN Indonesia

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menandatangani dekrit memerintahkan 134.500 wajib militer jadi tentara di negara itu.
Perintah wajib militer yang dikeluarkan Putin berlaku mulai 1 April ini.
Mengutip Reuters, dekrit tersebut tertulis bahwa wajib militer baru tersebut merupakan bagian dari program musim semi tahunan di Rusia.
Dekrit dirilis lima pekan setelah pasukan Rusia mendapat perlawanan sengit dari para tentara dan relawan Ukraina.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, mengatakan pada Selasa (29/3) bahwa dekrit itu tak ada kaitan dengan agresi Kremlin di Ukraina.
Shoigu mengatakan bahwa mereka yang dipanggil akan mulai dikirim ke pangkalan yang ditugaskan pada akhir Mei.
“Sebagian besar personel militer akan menjalani pelatihan profesional di pusat-pusat pelatihan selama tiga sampai lima bulan. Saya tekankan bahwa rekrutan tidak akan dikirim ke titik panas manapun,” katanya dalam sambutan yang dipublikasikan di situs kementeriannya.
Bagaimana Rusia menerapkan sistem wajib militer di negaranya?
Mengutip Newsweek, Rusia mewajibkan para pria 18-27 tahun untuk mengikuti wajib militer selama 12 bulan. Namun, dekrit wajib militer terbaru yang disahkan Putin hanya sekira 3,5 bulan.
Berdasarkan dekrit terbaru yang ditandatani Putin, wajib militer berlaku mulai 1 April hingga 15 Juli.
Sejak 2008, Rusia mengurangi masa wajib militer dari dua tahun menjadi setahun. Warga yang menolak wajib militer tentu mendapat denda hingga 200 ribu rubel atau setara Rp35 juta atau bahkan hukuman penjara.
Rusia disebut mulai menjalani wajib militer sejak abad ke-17 untuk mempertahankan wilayah mereka.
Shoigu mengatakan bahwa mereka yang dipanggil akan mulai dikirim ke pangkalan yang ditugaskan pada akhir Mei.
“Sebagian besar personel militer akan menjalani pelatihan profesional di pusat-pusat pelatihan selama tiga sampai lima bulan. Saya tekankan bahwa rekrutan tidak akan dikirim ke titik panas manapun,” katanya dalam sambutan yang dipublikasikan di situs kementeriannya.
Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya menyatakan mengerahkan wajib militer ke Ukraina. Namun, Putin menyebut hanya tentara profesional yang dilibatkan dalam operasi militer di Ukraina.

source