Ranpur VAB MK3 6×6 Terintegrasi dengan Drone Lewat Kabel, Terbang Tanpa Batasan Waktu!

Nama ranpur lapis baja roda ban VAB (Véhicule de l’Avant Blindé) begitu lekat di Indonesia, pasalnya debut VAB menjadi cikal bakal kelahiran ranpur Anoa produksi PT Pindad. Dan dari ajang Eurosatory 2022 di Paris, Perancis (13 – 17 Juni 2022), generasi terbaru VAB, yakni VAB MK3 kembali dipamerkan, namun bukan sembarang tampil, VAB MK3 di Eurosatory dirancang dengan mengintegrasikan drone intai.

Dikutip dari armyrecognition.com, integrasi drone di VAB MK3 terbilang unik, pasalnya drone saat mengudara terhubung dengan kendaraan menggunakan kabel. Disebut bahwa konsep drone berkabel ini dimaksudkan agar drone dapat lepas landas dan mendarat lebih cepat dengan mekanisme automated take-off and landing procedure. Sistem ini memungkinkan sumber daya (listrik) dari kendaraan dapat memasok tenaga pada propeller drone, alhasil endurance drone jenis mikro ini menjadi ‘tidak terbatas’.

Konsep drone kabel terinterasi pada VAB MK3 diperkenalkan oleh Arastelle dan Arquus. Model deployment drone dengan kabel memungkinkan drone tetap terbang selama waktu yang diinginkan hingga ketinggian 100 meter, memperkuat kapasitas pengawasan dan pengamatan siang dan malam. Arastelle menyebut bahwa konsep yang ditawarkan dapat menjadi solusi yang relevan untuk pengawasan area pangkalan atau misi pengintaian dalam waktu lama.

(Foto-foto: Arquus)

Jenis drone mikro yang diintegrsikan pada VAB MK3 adalah Anafi USA. Drone produksi Parrot ini telah dipercaya sebagai drone standar oleh militer Perancis. Anafi USA punya berat hanya 500 gram dan mampu terbang selama 32 menit pada kondisi siang dan malam hari (mode terbang dengan baterai).

Fitur yang melekat di Anafi USA yaitu secure triple camera dengan pembesaran sampai 32x continuos zoom dengan kamera beresolusi 21 megapiksel. Kamera tersebut dapat mendeteksi target berukuran manusia dengan akurasi detail 13 cm pada jarak 2 km. Anafi USA juga dilengkapi FLIR (Forward Looking Infrared) di rentang temperatur -40 sampai 150 derajat celcius dengan resolusi foto 320×256 pixels dan rekam video 1280×720 pada 9 frame per seconds.

Sementara VAB MK3 dengan penggerak 6×6, disokong mesin diesel MD7 berkekuatan 370 HP dengan transmisi otomatis, terdiri dari 6 gigi maju dan 1 gigi mundur. VAB MK3 sudah sarat dengan perangkat elektonik canggih, sebut saja ada BATTLENET SELECT, berupa konsol tablet 12 inchi untuk komandan ranpur, 4 parimeter camera, 1 video encoder, 1 ethernet gateway dan 1 GPS antenna. Dengan solusi di atas, VAB MK3 sudah siap dalam skema Battlefield Management System.

VAB MK3 punya panjang 6,7 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 2,2 meter. Dengan bahan bakar penuh, pada kecepatan 60 km per jam ranpur ini bisa menjelajah sampai 800 km. (Bayu Pamungkas)

Source link