Selalu Dianggap Mengkhawatirkan, Ragil Mahardika Peringatkan Hal Ini

JAKARTA, RagamNews.com – Melalui feed Instagram, Ragil Mahardika mengeluh karena salah satu akun Tiktoknya hilang. Akun itu disebut memiliki 1,3 juta pengikut, namun di blokir.

Ragil sebut, akun @ragilmahardikafred3 yang dimaksud, sudah tidak digunakan selama beberapa minggu ini. Ragil sendiri lebih aktif di akun Tiktok yang lain @ragilmahardika, dengan pengikut sebanyak 3,8 juta akun.

“Kalian lagi lagi, memblokir akunku.. Akun LGBT bertebaran diplatform kalian.. Tapi kenapa akunku yang selalu dipermasalahkan??,” ujar Ragil, dikutip dari unggahannya, Minggu (15/5/2022).

Ragil merasa, keberadaannya selalu dianggap mengkhawatirkan. Tetapi dia heran, ada transgender yang wara-wiri di stasiun televisi nasional. “Memang the power of Ragil,” sambung dia.

Ragil memperingkatkan bahwa LGBT merupakan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender. Ragil tergaskan bahwa bicara LGBT, bukan hanya kaum gay saja seperti dirinya.

“Kalau kalian Blokir akunku, kenapa dengan akun yang lain tidak diblokir??? Keterlaluan,” tegas Ragil.

Ragil sendiri merupakan orang asli Medan, Sumatera Utara yang merantau di Jerman. Pada 2018, dia menikah dengan seorang lelaki Jerman bernama Frederik Vollert.

Selama hidup di Jerman, Ragil aktif di media sosial Tiktok, Instagram dan Youtube. Namanya kian viral, ketika dia libur Lebaran ke Indonesia dan diundang ke podcast Deddy Corbuzier, hingga kontennya menuai kontra dan dihapus.

Ragil sendiri saat ini tengah dalam perjalanan pulang ke Jerman, sedangkan suaminya sudah kembali ke Jerman beberapa hari lalu karena alasan pekerjaan. Sebelum pulang, Ragil sempat mengunggah momen berpamitan dengan mendiang sang ayah.

“Pak, ragil pulang dulu yah pak. Nantik ragil ke Medan lagi lihat bapak..

Lihat lihatkan ragil terus dari atas yah pak..

Sampai jumpa bapak…

Al Fatihah,” doa Ragil.

Pernyataan itu disampaikan Ragil sambil mengunggah sebuah potret, kala dirinya berada di makam sang ayah yang ada di Medan, Sumatera Utara. Ragil dan pasangannya juga sempat ke kota lain, seperti Bali dan juga berkeliling Ibu Kota Jakarta, selama ada di Idonesia.