Washington Resmi Tawarkan 35 Unit F-35A Berikut Paket Persenjataan untuk Jerman Senilai US$8,4 Miliar

Washington Resmi Tawarkan 35 Unit F-35A Berikut Paket Persenjataan untuk Jerman Senilai US$8,4 Miliar

Setelah pada awal Maret lalu Berlin memutuskan untuk memilih F-35 Lightning II sebagai pengganti Panavia Tornado, kini aa kabar terbaru datang dari Washington, yakni Departemen Pertahana AS lewat Defense Security Cooperation Agency (DSCA) telah memberikan persetujuan untuk potensi penjualan paket armada F-35 berikut amunisinya untuk Angkatan Udara Jerman senilai US$8,4 miliar.

Baca juga: Breaking! Jerman Pilih F-35 Lightning II untuk Gantikan Panavia Tornado

Dikutip dari dsca.mil (28/7/2022), secara detail Pemerintah Jerman telah meminta penawaran untuk pembelian 35 unit F-35A Conventional Take Off and Landing (CTOL). Dalam paket yang ditawarkan DSCA mencakup penjualan 37 unit mesin Pratt & Whitney F135-PW-100 (35 terpasang, 2 suku cadang), dan paket paket persenjataan yang ditawarkan lumayan banyak dan lengkap, di antaranya adalah 105 unit AIM-120C-8 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM); 75 unit AGM-158B/B2 Joint Air-to-Surface Standoff Missiles-Extended Range (JASSM-ER); 162 unit BLU-109 2000LB Hardened Penetrator Bombs untuk GBU-31; 264 unit MK-82 500LB General Purpose (GP) Bom untuk GBU-54 dan 75 unit AIM-9X Block II+ Tactical Sidewinder.

DSCA menyebut, bahwa penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan sekutu NATO yang merupakan kekuatan penting bagi stabilitas politik dan ekonomi di Eropa. Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan kemampuan Jerman untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan dengan menyediakan pengganti bagi armada pesawat Tornado Jerman, terutama untuk mendukung misi NATO nuclear sharing mission.

Saat ini, Panavia Tornado adalah satu-satunya jet tempur Jerman yang mampu membawa bom nuklir milik Amerika Seriat yang disimpan di Jerman, dan suatu waktu akan digunakan jika terjadi konflik. Bom nuklir yang dimaksud adalah bom gravitasi nuklir B61. Sejauh ini, AU Jerman masih mengoperasikan 85 unit Tornado versi IDS (Interdictor/strike) dan 28 unit Tornado varian ECR (Electric Combat/Reconnaissance).

Kontraktor utama adalah dalam paket pengadaan F-35 untuk AU Jerman adalah Lockheed Martin Aeronautics Company untuk pengerjaan pesawat; Pratt & Whitney untuk mesin; Boeing dan Raytheon yang akan memasok pada sistem rudal dan munisi lainnya. Setiap perjanjian offset akan ditentukan dalam negosiasi antara pembeli dan kontraktor.

Baca juga: F-35A Tuntaskan Sertifikasi Desain dalam Misi Pelepasan Bom Nuklir

Dengan dipilihnya F-35 oleh Jerman, maka kian komplit pemasaran jet tempur single engine itu di negara-negara Eropa. Sebelumnya Belanda, Denmark, Norwegia, Italia dan Inggris sudah mengoperasikan F-35. Berlanjut Finlandia, Swiss dan Polandia yang sudah melakukan order pembelian. (Gilang Perdana)



Source link